Diduga Banyaknya Kantor Desa Yang Tidak Difungsikan Diwilayah Ketapang Pemborosan Uang APBD Perlu Dipertanyakan

KANTOR TIDAK DIFUNGSIKAN RUGIKAN PEMERINTAH

 

Sorot Sampang – mubazir pembangunan kantor kepala desa yang sumber dananya dari Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah (APBD), percuma, dan menjadi keluhan masyarakat ketepang, kecamatan ketapang, kabupaten sampang, madura jawa timur, terkait banyaknya kantor balai desa yang tidak difungsikan khususnya kepala desa (Kades) kecamatan ketapang, dan kantor tersebut sebagai tempat pelayanan masyarakat, tak terawat dan ditumbuhi rerumputan hingga jadi sarang hantu, Kamis, (9/8/2018.

 

 

Beberapa kantor balai desa yang tidak difungsikan sampai saat ini, diantaranya kantor balai desa ketapang timur, ketapang laok, dan cuman ada satu kantor balai desa yang difungsikan sekarang didesa ketapang barat, dan beberapa Balai Desa lain yang sudah tidak lagi ditempati sebagai pelayanan.

 

Camat ketapang Didik Adi Pribadi saat ditemui dikantornya, mengatakan harapan pemerintah,dan kami semua dan pemerintahan desa dan juga kepala desa untuk lebih maju dengan adanya kantor balai desa dan mayarakat merasa puas ketika di lanyani dikontornya, dan kades setempat sepertinya enggan untuk menempati kantor balai desa.

 

Seperti kantor kepala desa ketapang timur dan ketapang laok, kantornya masih bagus dan sampai sekarang tidak difungsikan, cumen sekarang yang ditempati desa ketapang barat, dan saya sudah mengintruksikan dan bahkan dari kabupaten dari Badan Pemberdayaan masyarakat (BAPEMAS) kabupaten sampang, balai yang sudah ada didesa harus difungsikan tapi kenyataannya sekarang tidak difungsikan oleh kepala desa setempat, yang menjadi alasan kades karena kepala desa yang lama membuat kantor balai desa yang enggan untuk menempati.

 

banyaknya kantor balai desa yang tidak difungsikan. Sebab, keberadaan balai desa ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat sebagai tempat pelayanan kepemerintahan ditingkat desa.
“Itu harus dilakukan demi keberlangsungan pelayanan kepemerintahan ditingkat desa,” ungkap, sapaan akrabnya Didik.

Menurutnya, secara formal balai desa itu sebagai salah satu sarana pelayanan pemerintah desa kepada masyarakat, seperti kades rasa terbukaan untuk masyarakat masih kurang, ujarnya.

Salah satu masyarakat ketapang Berinisial (HS) menyanyangkan dengan adanya kantor balai desa tidak difungsikan sampai saat ini, “Bagaimana desa bisa maju jika balai desanya bagai sarang hantu, ini bukan rahasia lagi di Sampang”, ujarnya.

Bahkan menurutnya menyarankan Pemdes segera mencari solusi agar balai desa yang menguras uang negara itu bisa difungsikan dan tidak terbuang percuma.
“Jika tidak mau ditempati mending dijadikan kandang ayam saja!”, ujarnya dengan nada tegas.
(man/Khor)

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Don't have account. Register

Lost Password

Register