Prima Master Bank Diduga Janjikan Bunga Keuntungan 5 Persen Tak Ayal 27 Milliar Uang Nasabah Raib 

Saksi Katarina,Tanti Dan Ir Susilowati

 

Sorot Surabaya – Sidang terbuka untuk umum Senen ( 16/3) di ruang sidang Garuda PN Surabaya lanjutan sidang raibnya Rp 5 milliar uang nasabah yang diduga dilakukan terdakwa Agus Tranggono mantan direktur komersial bank prima pusat Surabaya.

 

Saksi Tanti ( Marketing Bank Prima )

Sidang hari ini JPU Nining dan Bunari dari Kejati Jatim menghadirkan 4 saksi 3 saksi dari Semarang yakni Tanti ( marketing) Katarina (Kancab ) dan Ir Susilowati dan satu saksi Nanda teller bank prima Surabaya .

Yang pertama diperiksa oleh hakim saksi Nanda yang menjelaskan adanya uang 5 milliar nasabah a/n pak yudo 5 hilang di bank prima .

Saksi Nanda menerangkan dalam persidangan awalnya Ana bawa cek ke Nanda menyuruh menjalankan atas perintah dari agustinus,saksi Nanda sebutkan dalam meneliti cek sudah lengkap diantaranya ada tanggal,ada nominalnya ,terbilang ,tanda tangan ,nama pengirim bank pengirim dan bank penerima ,kemudian Nanda mentransfernya.

Hakim Dede Suryaman sebutkan saksi mendebet tanpa otoritas atau legalitasnya Agus dan Ana ,hakim sebutkan yang dikerjakan saksi Nanda adalah tidak memenuhi sarat formal atau salah.

Berikut saksi Tanti marketing bank prima cabang semarang sebutkan bahwa daniel mulai mengalami kesulitan mengangsur sejak april 2018.

Untuk diketahui bahwa sejak 2011 Daniel sebagai nasabah prima Master bank,setahu saksi Daniel juga memberikan bunga 5 persen perbulan kepada yudo dari informasi Katerine kancab Semarang .

Lanjut saksi dipakainya rekening Susilowati atas perintah kancab Semarang dengan memakai rekening orang lain agar bank prima terkesan masih eksis berjalan dan cara kerja yang cantik” jelas Tanti tirukan ucapan kancab.

Saksi sebutkan bahwa Daniel mulai kesulitan membayar hutang sejak 2018 ,saksi sebutkan jika nasabah tdk bisa bayar angsuran maka marketing akan mengeksekusi.

Pada saat adanya uang transferan 3 milliar dari pinjaman Yudo untuk Daniel ,peran Tanti Yang isi slip transfer ke bank prima Semarang dan yang tanda tangan Ir Susilowati.

Saksi yang bekerja sejak 2009 juga sebutkan bahwa Daniel juga meminjam uang kepada nasabah lain ,namun sudah terselesaikan dan tidak bermasalah.

Saksi sebutkan sudah mengetahui rekening Susilowati sejak tahun 2016,setiap ada transfer sebagian kecil masuk kerekening susilowati dan yang besar kerekening Daniel.

Saksi sebutkan Daniel sejak Mei 2018 sudah tidak ada masalah dengan bank prima ,sudah dibayar semua dengan tabungannya diserahkan beserta jaminannya ke bank prima” jelas Tanti

Usai saksi memberikan kesaksiannya Terdakwa Agus Tranggono memberikan tanggapannya ,bahwa pernyataan saksi tidak benar dan salah , untuk diketahui bahwa Daniel sudah macet sejak Agustus tahun 2014.

Dan dan dana pinjaman dari nasabah yang masuk kerekening Daniel masih belum beres atau belum lunas sekitar 22 milliar ,kalau dengan uangnya Yudo Rp 27 Milliar yang belum dikembalikan oleh Daniel ” terang Agus.

 

Terindikasi bank prima banyak menipu nasabah dengan menjanjikan bunga 5 persen atau 0,15 persen perhari uang nasabah yang dipinjamkan ke bank prima , guna untuk menutupi kredit macet para nasabahnya tanpa seijin pemilik uang yang dipinjmkan tersebut ,sampai berita ini diturunkan tak ayal uang nasabah yang diduga dipinjam bank prima masih belum terbayarkan alias macet dan tidak jelas .

Waktu sudah menunjukkan pukul 19.20 wib,kiranya untuk saksi Katarina ( kancab ) dan Ir .Susilowati dilanjutkan hari Rabo ( 18/3) ,dan hakim perintahkan untuk saksi berikutnya agar memanggil Daniel dan Zaki ( red ).

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Don't have account. Register

Lost Password

Register