Prima Bank Mulai Terungkap Sindikat Pelaku Penggelapan Milliaran Uang Nasabah 

Saksi Katrine Kepala Kancab Semarang

Sorot Surabaya – Diduga raibnya uang beberapa nasabah di bank prima hingga 27 Milliar mulai terungkap siapa otak pelakunya

Saksi Ir Susilowati di persidangan

Berawal dari raibnya Rp 5 milliar uang nasabah a/n Yudo Witjaksono di bank prima cabang jembatan merah 2018 silam , orang pertama yang dijadikan tumbal oleh pihak bank adalah terdakwa Agus Tranggono mantan direktur komersial bank prima pusat Surabaya ,yang kini masih menjalani proses persidangan di pengadilan negeri Surabaya.

Terdakwa Agus Tranggono di persidangan

Satu persatu saksi dari internal bank prima Surabaya yang telah diperiksa di pengadilan negeri Surabaya diantaranya saksi Ani Puspitaningsih,Dini Fatmawati ,Ana Dwi Fitrisari,Nanda Dewi Harmani .

Dan dari keterangan keempat saksi tersebut diatas semua memojokkan telah menyudutkan  terdakwa Agus Tranggono sebagai akar permasalahan ,dan untuk diketahui keempat saksi tersebut diatas juga telah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik polrestabes Surabaya .

Dan saksi Djaki (Dirut),Katrina ( Kancab),Tanti (masih Marketing )masih  dalam proses pengembangan penyelidikan dipolrestabes Surabaya yang diduga turut serta yang berakibat raibnya uang nasabah Yudo di bank prima cabang jembatan merah surabaya ini ,dan kini mulai terang dan jelas siapa otak skenario semua ini.

Dalam sidang sebelumnya (  16/3 ) saksi Nanda dipersidangan membenarkan adanya uang nasabah a/n Yudo raib di bank prima Surabaya .

Lain halnya yang disampaikan saksi Tanti ( marketing ) bank prima Semarang yang mengetahui seluruh 19 transaksi uang pinjaman dari nasabah yang masuk ke bank prima ,memakai rekening Ir.Susilowati di bank BCA adalah semua atas petunjuk dan perintah dari Katrine selaku kepala cabang bank prima yang di Semarang.

Lanjut Tanti, dengan system’ gali lobang tutup lobang ini biar terkesan ” CANTIK ” yang tidak diketahui oleh pihak luar bank ”  tirukan Tanti.

Untuk diketahui raibnya Rp 5 milliar uang nasabah Yudo di bank  prima cabang jembatan merah surabaya ini ,Yudo mengetahui nya Semarang bahwa uangnya telah ditransfer ke semarang sebagai dana talangan proyek Daniel yang mulai macet .

Sebagimana telah diatur dan terkesan cantik oleh Katarina kepala ( kancab Semarang ) yang sebelumnya diduga telah menyiapkan semua fom slip setoran dengan marketing Tanti sebagai eksekutornya ” terang Tanti

Dalam sidang lanjutan hari ini Rabo ( 18/3 ) hadir saksi  Ir .Susilowati dari Semarang dengan dalih atasannya Daniel selalu sibuk keluar kota maka dia sebagai orang lapangan yang dimintai tolong oleh untukDaniel untuk menerima trnsferan Rp 5 milliar dari bank prima Surabaya.

Ir Susilowati diduga salah satu sindikat bank yang namanya berkibar sejak 2016 hingga 2018 minim milliaran uang yang masuk ke rekeningnya .

Dalam BAP Kepolisian ada sekitar 19 transferan dari pemberi modal yang kesemuamya melalui rekening saksi Susilowati yang diserahkan ke Daniel,dan saksi pernah menerima uang dari Tanti melalui E- banking sebanyak Rp 15 juta sebagai tanda terimakasih yang selama ini rekeningnya telah dipinjamkan ke Daniel.

Dalam persidang saksi Susilowati terkesan menutup nutupi Daniel dan pura pura bengong dan lupa banyak pertanyaan yang dijawab tidak tahu.

Saksi Susilowati juga mempertegas bahwa selama adanya tansferan ke rekeningnya di bank BCA dari uang nasabah yang dipinjamkan selalu hadir Katrine ( kancab ) dan Tanti ( marketing ) ke bank BCA Semarang yang sebelumnya sudah mempersiapkan fom fom isian  slip pengiriman kepada Daniel ” jelas saksi.

Kesaksian Katrine kepala cabang ( kancab ) bank prima Semarang mengatakan ,bahwa uang Yudo sejumlah Rp 5 Milliar hingga kini belum kembali.

Saksi Katrine juga mengetahui adanya 19 kali transferan uang dari nasabah untuk dipinjamkan ke bank Prima.

Saksi juga mengetahui adanya uan transferan dari Yudo sebanyak Rp 5 milliar dengan rincian Rp 3 milliar ditransfer ke Liliana dijakarta sebagai pengembalian hutang Daniel ke Liliana.

Dan yang Rp 2 milliar dikirimkan ke rekening Serly istri Daniel.

Saksi Katrine juga sebutkan bahwa sejak tahun 2013 bank prima sudah lakukan gali lobang tutup lobang ,dan semua yang dilakukan sudah sepengetahuan pimpinan pusat bank prima di Surabaya.

Pendapat terdakwa Agus Tranggono dalam tanggapannya yang mengatakan dari semua keterangan saksi saksi yang dihadirkan dipersidangan banyak yang keliru dan tidak benar ,nanti akan disampaikan terdakwa dalam agenda pemeriksaan terdakwa .

Sidang dilanjutkan Senen pekan depan dengan agenda masih mendengarkan keterangan saksi dan hakim ketua Johanes Hehamony SH,MH perintahkan JPU untuk memanggil 3 saksi yakni Daniel dan istrinya dan direktur utama Djaki Djajaatmadja ( red )

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Don't have account. Register

Lost Password

Register