Pemuda Dan Budaya Sangkami

KOBARKAN JIWA SEMAMGAT SANGKAMI ( ilustrasi)

Sorot Jakarta – Pemuda adalah aset bangsa yang memiliki peran sangat penting, setiap daya gerak pelaksanaannya, Serta upaya keselarasan timbang banding, Baik dengan cara – cara menuai kesejahteraan, maupun cara menunai peradaban, Bahkan mampu melampaui target pencapaian sejarah zamannya .

TEKADKU SATU

Strategi pemuda dalam interaksi berkebangsaan, persis berada pada posisi api dinamika dalam bara semangat pembangun negaranya, untuk menuju, menjadi bangsa hebat yang berbudaya………

JIWA SANGKAMI

Menyadari bahwa perjuangan tidak pernah kelar tanpa perjuangan yang gigih, dan lagi ‘begitu banyaknya pengaruh era dengan segala teori alasan digitalism, serta kecepatan yang demikian cermat dan pesat, sebagai kepanjangan kolonialisme kelam hingga kemerdekaan hari ini.

Maka energi muda itu segera dirakit sebagai Sangkakala Kawula Muda Indonesia.
Gambarkan pemberontakan usia didih, untuk menjawab seluruh tantangan masa lampau, Demi masa depan bersama bangkitkan kebudayaan tulang punggung kearifan lokal.

Gagasan bersamabut,
Pemuda yang bernama Garis Basuki Ratno mensikapi hal itu, agar sinkronisasi apa yang telah ditemukan oleh rekan kembara jalanannya
Hemas Udy Effendy
dapat disinergikan dalam wadah besar SangKami…….

Sehingga sepak terjang yang digalang seorang Ricky, panggilan akrabnya, ia menggandeng Dendy Jauhari, ‘Mampu mengekspresikan 2. hal : AD/ART dan Falsafah dalam pilar organisasi dimaksud, Pelaksanaan kemudian merekut dan merajut bersama 9 kerabat dari latarbelakang berbeda lainya,
Sampailah pada kesepakatan legal aspek SangKami, dilembar Negara.

Adalah seri sejarah negeri ini keseriusannya menata kehidupan berbangsa dan bernegara dengan membentuk satu wadah dan satu-satunya organisasi sosio ekologia lebih luas, yang berorientasi pada multi cultural,
Pastinya kesemakmuran dan kesejahteraan, jadi acuan tepat guna.

Melingkupi dunia seni sebagai peran utama, mesti dilekatkan setiap unsur kehidupan bangsa dinegeri ini, Artinya acuan etika dan estetika jadikan pilihan penting dari begitu banyaknya paradigma…….

Rasa handarbeni atau rasa memiliki negerinya, merupakan hak bangsa sepenuhnya, dalam arus manner dan mindset, diatas mentalika insan budaya, itulah SangKami.( garis )

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Don't have account. Register

Lost Password

Register