DI JAWA TIMUR KELOMPOK SAKRAM SATRONI PARA SOPIR TRUCK YANG BERMUATAN

Sorot surabaya – ( 29/10 ) Sidang terbuka untuk umum di ruang garuna PN Surabaya dengan agenda mendengar keterangan ketuju saksi para sopir korban pemalakan yang dilakukan oleh kelompok SAKRAM,dan yang disampaikan salah satu saksi Sarno selaku pengurus wilayah jawa timur PT INDAH LOGISTIK dalam persidangan.

Berawal dari adanya laporan dari para sopir yang berada dilapangan bahwa ahir ahir ini banyak pemalak truck dijalan diduga dilakukan oleh kelompok sakram terorganisir dan setiap mobil dipalak dimintai uang kisaran 200 ribu s/d 300 ribu ,yang jadi miris pera pemalak itu tidak segan segan mengambil STNK dan BUKU KIR kalau tidak diberikan uang oleh sopir tadi, dan semakin menjadi jadi prilaku kelompok sakram dengan beraninya menyandra mobil truk dengan minta tebusan.

salah satu saksi abdul Basir yang dirampas STNK dan buku kirnya, dan juga kelompok sakram menilpun pak Sarno yg mengatakan bahwa dirinya baru keluar dari penjara dgn modus meminta uang agar segera ditransfer uang melalui rekening terdakwa Imam.

Menurut keterangan saksi Fauzi diduga bambang dam bejo anggota sakram berkonspirasi dengan sopir untuk melenyaokan isi muatan truk, masih menurut saksi sehingga kasus ini sudah menjadi atensi pihak polda jatim karena salah satu korban pernah jalan kaki dari jawa timur keistana negara guna mengadu ke prediden meminta keamanan dan kenyamanan dal melaksanakan tugas sehari hari.

Ditenggarai para pemalak ini senganja mengirim Rekening ketiap perusahaan agar setiap bulannya jatah mereka diberikan .

Terdakwa melalui kuasa hukumnya yang mengatakan bahwa para terdakwa yang sebenarnya adalah para pengawal dan pengaman dilapangam jika truk ada yg mogoksejak tahun 2012 silam ,Lantaran mobil yg diawasi semakin bertambah banyak maka para terdakwa meminta tambahan ongkos pengawalan .

Saksi nurmantias dalah satu saksi korban yang disita stnk sama buku kirnya didaerah widang tuban.
Kelompok sakram ini juga menerbitkan stiker sakram.

Saksi fauzi anggota kepolisian yg menangkap para terdakwa dituban sebelumnya sudah meminta ijin rt dan warga untuk mendatangi rumah salah satu terdakwa Imam dirumahnya kawasan tuban.

Yang kemudian ketua hakim Timur Pradoko menutup sidang dan dilanjutkan pekan depan dengan agenda masih saksi ( red)

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Don't have account. Register

Lost Password

Register