Para PNS Kantor UPTD Dinas Pekerjaan Umum Pengairan Ketapang  Diduga Fiktif Dimanfaatkan  Oknum Memakan Gaji Buta 

Sorot sampang – kantor UPTD  Pengairan ketapang yang terletak di desa ketapang kabupaten sampang, madura diduga sudah tidak layak untuk di tempati, pasalnya standar perkantoran sudah tidak memenuhi sarat untuk dipakai.
Sehingga dari  8 orang sebagai  pengawai nagari cipil disamping sudah ogah ogahan untuk bekerja justru sudah sebaliknya sudah tidak pernah masuk kerja Itu dapat dilihat pada saat jam jam dinas aktif tidak satupun petufas UPTD yang berada dikantor ,seharusnya UPTD melaksanakan sebagian tugas Dinas Pekerjaan Umum Pengairan dibidang Pengairan.
Dalam melaksanakan tugas pokok UPTD Pengairan mempunyai Penyusunan dan perumusan rencana program kegiatan dan prosedur tetap (protap) dalam rangka pelaksanaan kebijakan teknis dibidang Pengairan diwilayah kerjanya.
Pelaksanaan program dan kebijakan teknis yang ditetapkan Dinas Pekerjaan Umum Pengairan meliputi :
pemeliharaan, rehabilitasi, sarana dan prasarana, perlengkapan dan perawatan serta penyiapan peralatan dan pembekalan sesuai dengan norma, standar operasi prosedur (SOP) yang ditetapkan pemerintah daerah.
Pelaksanaan koordinasi, pembinaan, penyuluhan, pembangunan dan pelayanan perijinan dibidang perairan di wilayah kerjanya.Pelaksanaan penataan, pemenuhan dan evaluasi kebutuhan sarana dan prasarana pengairan sesuai standar, prosedur dan norma yang ditetapkan daerah diwilayah kerjanya. mengelola tugas ketatausahaan UPTD, selasa, 08/05
Sebut saja  HS mengungkapkan ke awak media sorottransX  bahwa di kantor pengairan ketapang  dari sebelumnya di kantor tersebut aktif ketika jam kerja, hampir 5 bulan kantor tersebut di nonaktifkan seperti tugas pengamat, Juru, dan PPA bahkan sekarang sudah tidak berfungsi tugasnya,
Padahak  masayarakat setempat sangat membutuhkan air untuk bercocok tanam, sampai saat ini tidak ada perawatan, dan parahnya lagi ada dua pegawai negeri cipil sudah bertahun- tahun tidak aktif di kantor antaranya, Imron dibagian lapangangan dan fatoni di bagian lapangan juga, ungkpnya.
Harapan kami mas, UPTD pengairan ketapang ini harus bener-bener di fungsikan kembali seperti tempat yang lain,  sebenarnya kelemahanya  dari dinas pekerjaan umum pengairan sampang karena  tidak adanya  turun tangan ke lokasi hanya pegawainya di bawahnya  dengan seenaknya melihat lokasinya, terkesan  memakan gaji buta ” terangnya.
Imron selaku petugas di lapangan saat di konfirmasi sorottransx lewat via tlf. Tidak bisa memberikan keterangan tang pasti dan akurat ,justru memutus pembicaraan dengan menutup hp nya sedikit tidak sopan.
H. Rawi selaku mantan UPTD pengairan ketapang mengungkapkan saya sudah pansiun sekitar 4 bulan saya mas, sudah tidak punya hubungan sama di kantor UPTD pengairan ketapang silakan konfirmasi ke yang bersangkutan di kantornya, ungkapnya. (Idris/saman/di)

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Don't have account. Register

Lost Password

Register