Indrawati Direktur UD Indah Jaya Kurnia Diduga Lakukan Penipuan Berkedok Suplier Sembako

 

Sorot surabaya – Berkedok sebagai supplier barang barang sembako beras,gula.minyak, lpg , dll diduga UD INDAH JAYA KURNIA banyak melakukan penipuan .

Tak tanggung tanggung sudah ada beberapa korbannya diduga yang sudah tertipu oleh UD INDAH JAYA KURNIA hingga milliaran Rupiah yang hingga kini belum dikembalikan uangnya oleh Indrawati selaku pemilik UD tersebut diatas.

Dengan modus operandi yang dilakukan Indrawati disamping Indrawati pernah sebagai kader partai untuk memikat korbannya, dia Indra juga mencatut nama PT.FREEPORT INDONESIA Papua seakan sebagai mitra kerjanya.

 

Salah satu pruduk fiktifnya Indrawati pada tanggal 25 Juni 2019 Indrawati menerbitkan surat penetapan penyedia barang dan jasa kebutuhan logistik Freeport yang sumber dananya diambil dari PT FREEPORT INDONESIA tahun anggaran 2019.

Dan terkesan seakan akan kepala pengadaan barang PT FREEPORT INDONESIA berdasarkan berita acara penunjukan langsung (BAHPL) maka unit layanan pengadaan ( ULP ) nomor :0585/SK/R/FI/2019 tanggal 25 Juni 2019 menetapkan sebagai penyedia pelaksana pekerjaan tersebut dengan kontrak selama 3 tahun adalah PT AQIRA INDRA JAYA milik Indrawati.

Sayang sekali Indrawati sebagai direktur tidak transparan dan tidak menjelaskan secara pasti dan gamblang dimana kantor dan gudang milik UD INDAH JAYA KURNIA atau PT AQIRA INDRA JAYA miliknya ( diduga fiktif ),yang dipakai administrasi surat menyurat hanyalah alamat rumah tempat tinggal orang tuanya di kawasan perumahan Taman Siwalan Indah blok E / 10 hendro sari gresik , jelas tidak mungkinlah perumahan pemukiman dipakai untuk gudang penyimpanan barang barang sembako ,setiap adanya pengiriman barang barang sembako alamat order pengiriman dialihkan ketempat lain ke gudang sewa dikawasan Menganti.

Diduga dengan beberapa modus yang dipakai Indrawati tersebut diatas ,para korbannya banyak yang terbius dan terpikat sehingga tanpa ragu mau bekerjasama dengan Indrawati,yakin seakan Indrawati memang benar benar bekerjasama dengan FREEPORT maka pada tanggal 25 Oktober 2019 Saeful mengirimkan beras,gula,dan minyak dalam jumlah besar ke UD INDAH JAYA KURNIA.

BARANG BARANG YANG DIKIRIM SAEFUL KE INDRAWATI ( 25/10/19)

1.Dalam surat pengantar angkutan ( SPA) nomor 1 tanggal 25 Oktober 2019 dari pihak Pak Saeful telah mengirimkan 300 duz minyak sania 1 literan ,dan 300 duz minyak Sania 2 literan kepada UD INDAH JAYA KURNIA dikawasan perumahan taman Siwalan indah blok E/10 Gresik ( gudang fiktif ),pembongkaran dilakukan ditempat lain gudang sewa di daerah Menganti sebagai penerima barang Zuber orang kepercayaan Indrawati ( bukti tanda tangan Zuber ).

2.Dalam surat pengantar nomor : 14 tanggal 25 Oktober 2019 pihak Saeful telah mengirimkan 10 ton gula seharga Rp 146.600.000 kepada UD INDAH JAYA KURNIA dikawasan perumahan Taman Siwalan Indah blok E/10 Gresik,pembongkaran barang dilakukan ditempat lain gudang yang disewa Indrawati kawasan Menganti sebagai penerima barang Zuber orang kepercayaan Indrawati (bukti tanda tangan Zuber ) .

3. Dalam surat pengantar nomor : 15 tanggal 25 Oktober 2019 pihak Saeful telah mengirimkan beras premium sejumlah 20 ton seharga yang harus dibayar 230 juta kepada UD INDAH JAYA KURNIA dikawasan perumahan Taman Siwalan Indah blok E / 10 Gresik ,pembongkaran barang dilakukan ditempat lain gudang yang disewa Indrawati di kawasan Menganti ,sebagai penerima barang Zuber orang kepercayaan Indrawati.( bukti tanda tangan Zuber ).

Diperjelas dari surat PURCHASE ORDER (telah terima pesanan) no PO 037/PUR/VI/2019 tanggal 25:Oktober 2019 yang diterbitkan oleh UD INDAH JAYA KURNIA bahwa pengiriman 10 ton gula pasir seharga Rp 146.600.000 pembayarannya akan dilunasi oleh Indrawati pada tanggal 2 Nopember 2019 ( bukti tanda tangan Indra ).

Begitu juga isi surat PARCHASE ORDER (telah terima pesan ) no 038/PUR/VI/2019 tanggal 25 Oktober 2019 yang diterbitkan oleh UD INDAH JAYA KURNIA bahwa pengiriman 20 ton beras lokal seharga Rp 230.000.000 pembayarannya akan dilunasi oleh Indrawati pada tanggal 2 Nopember 2019 ( bukti tanda tangan Indra ).

Untuk lebih meyakinkan lagi kepada korbannya Indrawati menerbitkan Surat Pernyataan Kesanggupan Membayar ( SPKM ) ,yang menyatakan bersedia membayar tagihan tanpa DP pembayarannya selambat lambatnya akan dilunasi oleh Indrawati tanggal 2 Nopember 2019 sesuai dengan DO/Faktur/SPK/SPJB ditanda tangani Indrawati tanggal 25 Oktober 2019.

Kiranya yang dijanjikan Indrawati untuk melunasi hutang hutangnya hanyalah NOL besar dan fiktif ,hingga berita ini diturunkan tidak ada niatan baik dari Indrawati untuk membayar hutang hutangnya kepada Saeful.

Dari uraian peristiwa hukum tersebut diatas unsur unsurnya telah memenuhi diduga Indrawati dengan sengaja menggelapkan barang 20 ton beras,10 ton gula dan 600 duz minyak sania , kiriman dari Saeful pada tanggal 25 oktober 2019.

Disebutkan saksi penerima ketiga barang adalah zuber karyawannya Indrawati,bukti bukti surat tanda terima barang dari Zuber ( karyawan Indrawati ) semua sopir dan pengawal barang yang mengangkut barang tersebut diatas yang mengatakan semua barang yang dikirimkan pada tanggal 25.oktober 2019 adalah benar ketempat gudang sewa milik Indrawati dikawasan menganti gresik.( data red )

Tak ayal lantaran ditipu mentah mentah oleh Indrawati warga Banjarsugihan III/ 57 Surabaya ,maka Saeful Bahri pada tanggal 5 Februari 2020 melaporkan Indrawati kepolda Jatim dengan Tanda bukti lapor nomor : TBL/104/II/2020/UM/JATIM tentang tindak pidana penipuan dan atau penggelapan pasal 378 dan atau 372 KUHP.

Surat pelimpahan laporan polisi nomor ;B/833/V/Res1.11/2020/Satreskrim tanggal 29 Mei 2020 dari polres Mojokerto kota.

Kini perkara tersebut diatas ditangani oleh penyidik Ipda Heru Prasetya dan Aipda Deni dari resort mojokerto .

Sejak dilimpahkan ke polres kabupaten Mojokerto tanggal 29 Mei 2020 hingga berita ini diturunkan masih stagnan di kepolisian belum ada perkembangannya sama sekali.

Ketika dikonfirmasi Saeful Bahri ( pelapor ) ke penyidik Deni tanggal 6 Nopember 2020 bahwa ” perkembangannya akan segera dikirim dan akan segera dilakukan gelar perkara ” ucap Deni.

Sejak dilaporkan ke Polda Jatim dan untuk menghindari para kolektor ( penagih ) Indrawati sulit untuk ditemui dan tempat tinggalnya selalu berpindah pindah.

Ketika dikonfirmasi media ini ke Bapak Albert piterlasut wakil ketua DPW Partai NASDEM (1/11) dikawasan jalan Arjuna surabaya yang mana bapak Albert mengatakan bahwa Indrawati alias Indri sudah tidak lagi bagian dari partai ini dan dia sudah dikeluarkan ,karena setahun lalu adanya korban dari Tuban yang melapor ke kantor DPW karena adanya pelanggaran yang dilakukan Indrawati,lanjut Albert kalau dia masih mengaku ngaku anggota partai NASDEM segera hubungi saya ” pungkasnya.

Terpisah (4/11) konfirmasi ke Indrawati dirumahnya kawasan Village Internasional 1 Citraland Surabaya,kiranya Indrawati tidak ada ditempat ketika ditanyakan kepada orang yang kebetulan jaga disitu yang mengatakan Indrawati tidak ada ditempat” jelas petugas ,anda dari mana ” dari wartawan pak ” wartawan apa ” tanya petugas tadi ,setelah kami jelaskan kami dari media sorottransx ,langsung petugas tadi memutus pembicaraan ” Pokoknya Indrawati tidak ada disini ini rumah orang tuanya ” ucapnya.

Sebelum meninggalkan rumah Indrawati ,kami sempat bertanya ” dari anggota ya pak ” tanya wartawan,iya dari karang pilang ” jawab petugas tadi,loh TNI kok jaga rumahnya orang ” tanya wartawan ,” saya diperintah komandan ” jelas petugas tadi .

Sangat disayangkan kalau TNI sebagai alat negara dikaryakan untuk menjaga rumah orang yang bersalah,semoga para ankum satuan apapun tidak memberikan tugas selain tugas negara kepada bawahannya,demi citra dan nama baik TNI di mata masyarakat.

Konfirmasi lanjutan kepada Indrawati melalui tilpon genggamnya ( 12/11 ) terkait adanya LP polisi dugaan Indrawati melakukan penipuan dan penggelapan ,disini Indrawati terkesan tidak tahu sama sekali dengan masalah LP tersebut diatas ,justru malah bertanya ” ini masalah yg mana dan yang dimana ,terus indikasinya apa,apalagi menyangkut nyangkutkan saya dengan kader partai ,saya kok malah nggak ngeh “demikian chat WA Indrawati kepada wartawan media ini.

Kiranya aparat penegak hukum yang menangani perkara ini agar memeriksa perkara ini dengan selektive, obyektive untuk mencari kebenaran materi demi kredibel nama penyidik dan nama baik kepolisian pada kususnya polres mojokerto di mata masyarakat ( tim )

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Don't have account. Register

Lost Password

Register