17 Tahun Mangkrak, Proyek Pembangunan Pasar Manukan Kulon Tandes Surabaya Dilaporkan ke Kejari Surabaya Atas Dugaan Korupsi

Sorot surabaya – Proyek pembangunan Pasar Manukan Kulon, Kecamatan Tandes, Kota Surabaya yang mangkrak selama 17 tahun sejak 2009 akhirnya resmi dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya atas dugaan tindak pidana korupsi dan kerugian negara.

 

Laporan tersebut dilayangkan oleh Media SorotTransX pada Senin, 22 September 2026, dan diterima langsung oleh Petugas PTSP Kejari Surabaya, Rr. Indah Nur Sitoresmi, S.H., pada pukul 14:21 WIB .

 

Kondisi terkini pasar mangkrak milik pd pasar surya surabaya

Kami melaporkan dugaan adanya pembiaran proyek dan tidak jelasnya penggunaan anggaran pembangunan Pasar Manukan yang hingga kini hanya menyisakan tiang pancang berkarat dan semak belukar. Ini diduga merugikan keuangan negara dan merugikan pedagang,” ujar Pimpinan Redaksi.

Berdasarkan investigasi tim Sorottransx di lapangan pada tanggal 20 September 2026, kondisi proyek Pasar Manukan sangat memprihatinkan. Di lokasi, terlihat tiang-tiang beton dan besi pondasi yang sudah berkarat dibiarkan mencuat di tengah semak belukar setinggi melebihi orang dewasa.

Lahan yang seharusnya menjadi pusat ekonomi warga Tandes itu kini berubah menjadi hutan belantara. Besi-besi berserakan dan ditumbuhi lumut, menandakan proyek tersebut sudah lama tidak tersentuh pembangunan .

BACA JUGA :  Dengan Dilakukan Pemeriksaan Setempat Menunjukkan Titik Terang Tanah Milik Ahli Waris Satoewi

Tak hanya proyek pembangunan pasar yang mangkrak, kondisi Pasar Manukan lama yang masih digunakan pedagang untuk berjualanpun kondisi Lapak-lapak kayu terlihat lapuk, keramik pecah, dan atap bocor. Pedagang terpaksa berjualan dalam kondisi tidak layak karena pasar baru tak kunjung selesai ” jelas pedagang.

Warga dan masyarakat sekitar mengaku kecewa dengan kondisi tersebut,Mereka berharap Kejari Surabaya segera melakukan penyelidikan dan mengaudit anggaran proyek Pasar Manukan yang mangkrak sejak 2009 hingga kini.

Ironisnya ketika ditanyakan kepada walikota surabaya Eri Cahyadi pada tanggal 17 juni 2026 di hotline lapor cak Eri terkait mangkraknya pasar manukan tersebut berikut jawabannya

“Mohon maaf atas ketidaknyamanan Bapak/Ibu. Kami berterima kasih dan sangat mengapresiasi perhatian Bapak/Ibu terhadap pengembangan perekonomian di Kota Surabaya melalui perpasaran.

Menindaklanjuti laporan terkait bangunan Pasar Manukan Kulon yang mengalami terhenti dalam jangka waktu yang cukup lama, dapat dijelaskan bahwa keterlambatan pembangunan Pasar Manukan Kulon tersebut disebabkan oleh pembebasan lahan yang belum mencapai kesepakatan final sehingga menghambat proses relokasi pedagang dan penggunaan lahan secara penuh dan pekerjaan konstruksi tidak dapat dilanjutkan.Terima kasih atas perhatian Bapak/Ibu .

BACA JUGA :  Sentral Perbelanjaan Blok M Jakarta Selatan Dan Sejarahya Yang Menarik

Hingga berita ini diturunkan, belum didapat keterangan atau statement apapun dari pihak PD Pasar Surya dan Dinas terkait Pemrrinyah kota Surabaya ( tim redaksi ).
_______________________________________________
CATATAN REDAKSI SOROTTRANSX :
Apabila ada pihak pihak yang merasa dirugikan dan /atau keberatan dengan penayangan artikel dan / atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan / atau berita berisi hak jawab ,sanggahan ,dan /atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel / berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email : redaksisorot8@gmail.com atau nomor WA 0878 5576 3686 atas perhatiannya sebelumnya disampaikan terima kasih ( red ).

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password