Aksi Damai Solidaritas Seratus Wartawan Lebih Datangi Polrestabes Surabaya Dugaan Diskriminasi Wartawan

Sorot surabaya – Aksi Solidaritas gabungan dari beberapa Media cetak dan online dari perwakilan seluruh Jatim tergabung dalam kepedulian sesama insan pers yang berprofesi sebagai Jurnalis, terkait proses penyidikan dari Polsek Simokerto yang meningkatkan status Samsul Arifin Wartawan BeritaTKP menjadi tersangka, Media yang tergabung dalam Aksi Solidaritas  telah menuai protes keras terhadap jajaran Penyidik Polsek Simokerto.
Bahwasanya Samsul yang awalnya menjadi pelapor sebagai korban,malah berbalik 360 derajat   malah menjadi tersangka dalam perkembangan penyidikan ,diduga banyak terjadi penyimpangan dalam proses  penyidikan dalam pengetrapkan dalam KUHAP.
Aksi Solidaritas di ikuti sekitar 100 wartawan lebih di lakukan di depan pintu masuk Polrestabas Surabaya, setelah Korlap Agus Pujianto dari laskar merah putih berorasi sekitar 20 menit menyampaikan permintaan supaya di pertemukan dengan Kapolrestabes Surabaya KombesPol.Rudi setiawan namun belum ada jawaban,.
Selang 30 menit para wartawan di persilahkan masuk dengan di temui Kasat Intel Polrestabes Surabaya AKBP.Beni Pramono di dampingi Humas Polrestabes Surabaya Kompol.Lili Djafar, Kapolsek Simokerto Kompol.Masdawati dan Kanitnyareskrimnya Iptu.Suwono , Kanit Jatanras Kompol.Agung Kanit Propam Kompol.Kuncoro.
Kapolsek Simokerto Kompol.Masdawati Saragih.SH.MH memberikan pernyataan didepan para peserta aksi yang menunjukkan bahwa pihak Polsek melalui tahapan – tahapan yang sesuai prosedur ,’’ kami sudah gelar perkara dan sudah melakukan pengembangan terkait status tersangka yang mana saudara Samsul ketika di periksa di dampingi oleh kuasa hukumnya,’’jelas Masdawati.
Kasat Intel Polrestabes Surabaya AKBP.Beni Pramono meminta supaya rekan rekan jurnalis menyampaikan sebagai harapan untuk mencari titik temu agar Surabaya kondusif dengan sinergitas bersama media, untuk menyampaikan tuntutan untuk di sampaikan ke pemimpin dalam hal ini adalah Kapolrestabes Surabaya.
Beni mengatakan ,’’ Silahkan teman – teman media menyampaikan maksud kedatangan nanti akan kita sampaikan kepada pimpinan di sini ada beberapa Kanit, juga sudah up load terkait perkembangan kasus ini di harapkan supaya ada titik temu agar kasus ini secepatnya selesai,’’ ujar Beni.
Ada 4 point yang di sampaikan peserta aksi pertama, para wartawan mengklarifikasi atas penyidikan dari pelaporan Samsul kepada Wong Ci Sui yang menjadi tersangka semula dengan jeratan pasal 351 Kuhp tentang penganiayaan junto pasal 170 Kuhp tentang pengeroyokan, sehingga pihak Wong Ci Sui jeratannya menjadi ringan, kedua meminta status Samsul Arifin sebagai tersangka di hentikan sementara, ketiga para peserta aksi meminta kasus ini di lakukan gelar perkara secara terbuka,ke empat agar penyidik di ganti dan di limpahkan kasus ini ke Polrestabes Surabaya.
Sementara itu Kuasa hukum BeritaTKP Eko Santoso.SH mengatakan ,’’bahwa dalam hal perkembangan kasus ini penyidik tidak bisa menunjukkan minimal Dua alat bukti yang menjadikan Samsul sebagai tersangka.
Dengan menunjukkan berita acara pemeriksaan sebagai tersangka, pada saat 3 hari selang kejadian saya mendatangi Polsek Simokerto dengan klien saya,untuk meminta segera melakukan olah TKP guna untuk mengamankan barang bukti berupa SSTV yang ada di kafe Santos, namun di i jawab oleh Kanitreskri Polsek Simokerto bahwa Penyidik sedang luar kota,’’terang Eko kuasa hukum. (red).

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Don't have account. Register

Lost Password

Register