Dibalik Hati Yang Keras Sesungguhnya Dalam Kesesatan Yang Nyata

 

Allah subhanahu wa ta’ala Berfirman:

فَلَوۡلَآ إِذۡ جَآءَهُم بَأۡسُنَا تَضَرَّعُواْ وَلَٰكِن قَسَتۡ قُلُوبُهُمۡ وَزَيَّنَ لَهُمُ ٱلشَّيۡطَٰنُ مَا كَانُواْ يَعۡمَلُونَ

“Tetapi mengapa mereka tidak memohon (kepada Allah) dengan kerendahan hati ketika siksaan Kami datang menimpa mereka? Bahkan hati mereka telah menjadi keras dan setan pun menjadikan terasa indah bagi mereka apa yang selalu mereka kerjakan.” (Al-An’am: 43)

Kerasnya hati adalah suatu penyakit jiwa yang harus disembuhkan sesegera mungkin. Hati yang keras adalah hati yang kaku, kasar dan tidak berperasaan. Dan lawannya adalah hati yang lembut dan penuh rahmat.

Tanda-tanda hati yang keras adalah tidak mudah tersentuh oleh nasihat yang baik dan tidak ada kepedulian terhadap apa yang terjadi di hadapannya.

Hati yang keras sulit menerima cahaya kebenaran walaupun itu sangat jelas di hadapannya. Mungkin akalnya menerima, tapi kerasnya hati membuatnya memilih menolak hidayah yang terpampang nyata di depan matanya.

Orang yang hatinya keras jauh dari kasih sayang. Tangisan anak yatim dan rintihan seseorang yang butuh pertolongan tidak bisa menembus hatinya yang amat kaku. Bahkan kabar tentang dahsyatnya Hari Kiamat tidak menggetarkan hatinya.

Banyak sekali ayat-ayat yang membicarakan tentang hati yang keras. Hati yang teelah di selimuti dosa-dosa yang menjadi hijab antara dirinya dengan Tuhannya.

Sebagian dari ayat-ayat tersebut adalah:

(1)
ثُمَّ قَسَتۡ قُلُوبُكُم مِّنۢ بَعۡدِ ذَٰلِكَ فَهِيَ كَٱلۡحِجَارَةِ أَوۡ أَشَدُّ قَسۡوَةٗۚ

“Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras, sehingga (hatimu) seperti batu, bahkan lebih keras.” (Al-Baqarah: 74)

(2)
فَبِمَا نَقۡضِهِم مِّيثَٰقَهُمۡ لَعَنَّٰهُمۡ وَجَعَلۡنَا قُلُوبَهُمۡ قَٰسِيَةٗۖ
“(Tetapi) karena mereka melanggar janjinya, maka Kami melaknat mereka, dan Kami jadikan hati mereka keras membatu.” (Al-Ma’idah: 13)

(3)
لِّيَجۡعَلَ مَا يُلۡقِي ٱلشَّيۡطَٰنُ فِتۡنَةٗ لِّلَّذِينَ فِي قُلُوبِهِم مَّرَضٞ وَٱلۡقَاسِيَةِ قُلُوبُهُمۡۗ وَإِنَّ ٱلظَّٰلِمِينَ لَفِي شِقَاقِۭ بَعِيدٖ

“Dia (Allah) ingin menjadikan godaan yang ditimbulkan setan itu, sebagai cobaan bagi orang-orang yang dalam hatinya ada penyakit dan orang yang berhati keras. Dan orang-orang yang zhalim itu benar-benar dalam permusuhan yang jauh.” (Al-Hajj: 53)

(4)
فَوَيۡلٌ لِّلۡقَاسِيَةِ قُلُوبُهُم مِّن ذِكۡرِ ٱللَّهِۚ أُوْلَٰٓئِكَ فِي ضَلَالٖ مُّبِينٍ

“Maka celakalah mereka yang hatinya telah membatu untuk mengingat Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata.” (Az-Zumar: 22)

(5)
فَطَالَ عَلَيۡهِمُ ٱلۡأَمَدُ فَقَسَتۡ قُلُوبُهُمۡۖ وَكَثِيرٞ مِّنۡهُمۡ فَٰسِقُونَ

“Kemudian mereka melalui masa yang panjang sehingga hati mereka menjadi keras. Dan banyak di antara mereka menjadi orang-orang fasik.” (Al-Hadid: 16)

Itulah beberapa ayat yang menceritakan tentang hati yang keras menurut Al-Qur’an. Semoga Allah menyelamatkan kita dari penyakit yang sangat berbahaya ini.
Semoga bermanfaat ( msl ).

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Don't have account. Register

Lost Password

Register