Tujuan Perkawinan Dan Falsafahnya Menurut Islam

 

Assalamualaikum wr.wb.
Bismillah….dengan izin Allah  disini  saya  ingin  mengupas  sedikit  tentang  panduan  bagaimana menjadi  istri  yang  baik  atau  dengan  kata  lain  istri  sholehah  seperti yang dikehendaki  oleh  Allah  dan RosulNya.

Disini  saya  akan  menulis  artikel  ini  secara  berseri  karena banyak  pembahasan  yang  harus di uraikan.

Pertama sekali yang  harus kita
fahami  adalah tentang  apa itu PERKAWINAN,TUJUAN DAN FALSAFAH NYA.

FALSAFAH  PERKAWINAN

Perkawinan atau mendirikan rumah tangga  merupakan satu titik permulaan utk terbentuknya sebuah masyarakat islam.Dari rumah tangga yang mengamalkan  islamiah  akan terbentuknya  sebuah  masyarakat Islam.

TUJUAN PERKAWINAN:

1.Oleh karena laki2 ada nafsu kepada perempuan dan begitu jg sebaliknya.Maka  utk menyelamatkan keadaan,perkawinan adalah perlu utk menghindari terjadinya  perbuatan zina.Ia  menjadi saluran yg halal utk memenuhi keperluan nafsu masing masing.

2.Dapat  melahirkan  keturunan yang akan menyambung  tugas manusia sebagai khalifah Allah yg harus berusaha utk menegakkan agama Allah  dan sebagai aset  yg  berharga  di akhirat kelak.

3.Islam dapat di realisasikan dalam suasana keluarga  sebelum tercetusnya  masyarakat Islam yg lbh besar.

4.Dapat meramaikan umat Islam dan ini menjadi kebanggaan Rosulillah  di  akhirat kelak.

5.tidak terputus keturunan  disamping niat untuk  memberikan hiburan kepada  pasangan  masing2.

RUMAH TANGGA YANG BERKAT

Pilih pasangan yang beragama sebagaimana sabda Rosulullah SAW yg bermaksud:
“Wanita  itu dinikahi karena empat hal:karena  hartanya,karena keturunannya,karena kecantikannya,karena agamanya.Pilihlah  yang beragama agar kamu beruntung”.
(Riwayat Bukhori dan Muslim).

Bagi pihak  wanita,utk mendapat calon suami beragama,perlulah perempuan  itu sendiri  beragama,
karena Allah berfirman yg bermaksud:
“Laki laki yang baik itu  adalah utk perempuan yang baik” (QS An Nur:26)

2.Selama pertunangan,hindarilah pergaulan bebas, kalau ingin bertemu  biarlah ditemani oleh muhrim.lebih  baik lagi dipercepat  pernikahannya.
3.Resepsi pernikahan yg berkat adalah resepsi yg menurut syariat yaitu ada  batasan  antara  laki2  dan perempuan,tidak ada adat persandingan dan pembaziran  belanja  apalagi berhutang.Tidak melewatkan waktu sholat dan tdk disertai  dengan hal hal yg hura  hura  atau melalaikan.Dlm bulan syawal,pada hari jumat  dan dlm perhimpunan orang2  baik dan dlm masjid.

5.Suami istri  hendaklah ada kesefahaman dan berusaha melaksanakan tanggung jawab masing masing serta saling redho meredhoi.Berbincang  jika ada masalah dan mudah bertenggang rasa.masing2  hendaklah berusaha mencari keredhoan Allah dan saling doa  mendoakan……( msl ).

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Don't have account. Register

Lost Password

Register