Kades Karangbong Gedangan Sidoarjo Terancam Dipolisikan Warga Desa

FAUZAN KADES KARANGBONG ( baju putih )

“BUPATI SIDOARJO KIRANYA SEGERA MEMBERIKAN SANGSI DAN TEGURAN KEPADA FAUZAN KADES KARANGBONG YANG DIDUGA TELAH MENYIMPANG DARI KEWENANGAN JABATAN ASAL MAIN CORET LATTER C NOMOR 1132  MILIK MARGA DESA “

Sorot Sidoarjo – Fauzan Kades karangbong Gedangan Sidoarjo Terancam dilaporkan polisi oleh H Achmad Yusuf lantaran diduga telah menghilangkan barang bukti atau mencoret latter C nomor 1132 Persil 22 klas d.1 luas tanah 0,035 Ha milik a/n Baris P Sugeng Priyanto .

Riwayat Latter C 1132 persil 22 klas d.1

H.Achmaf Yusuf sebagai pembeli tanah yang sah tersebut dengan prosedure yang benar ,Rabo ( 8/7) mendatangi kantor balai desa karangbong guna menanyakan kepada kades Fauzan karena tanpa alasan yang jelas kades Fauzan diduga asal main coret latter C nomor 1132 milik H Achmad Yusuf.

Penjelasan Fauzan dikantor balai desa karangbong kepada H Achmad Yusuf alasan dilakukan pencoretan latter C nomer 1132 tersebut ,karena dirinya digugat pihak lain yang mengklaim juga sebagai pemilik tanah nomer Latter 1132 tersebut.

Singkatnya Fauzan menjalani proses persidangan di PTUN Sidoarjo dengan perkara nomor : 4/P/FP/2020/PTUN.SBY penggugat ( pemohon ) 1.Rukiyati 2. Fitriansyah tanpa melibatkan pemilik tanah yang sah secara hukum bahwa latter C nomor 1132 adalah milik H Achmad Yusuf yang sudah di notariskan.

Kepada wartawan media ini (8/7) dikantor balai desa karangbong diakuinya oleh Fauzan,bahwa dirinya disamping masih baru menjabat sebagai kades karangbong dirinya tidak memahami sama sekali tentang riwayat letter C nomor 1132 ,tidak paham tentang hukum ,Lholhak lholhok nggak ngerti,nggak paham terus terang dirinya nol tentang semuanya itu ” jelas Fauzan.

Lanjut Fauzan, akibat ketidak tahuan tentang administrasi desa sempat dimarahi majelis hakim dalam persidangan ” seharusnya kades sebagai pejabat tata usaha desa menertibkan administrasi desa,walau menjabat kades  baru satu bulan,satu tahun 20 tahun ” ucap Fauzan tirukan kata kata Hakim.

Tak ayal akibat dari kecerobohan Fausan yang asal asalan dalam memberikan kesaksian dipersidangan ,dalam amar putusan pada tanggal 16 Juni 2020 hakim mengabul permohonan para pemohon ,mewajibkan kepada termohon kades karangbong untuk melaksanakan pencoretan dan atau peralihan terhadap latter C no  1132 Persil 22 klas 1. dari atas nama Baris P Sugeng Priyanto menjadi keatas nama Ir Agus Semestrisno .

Untuk diketahui dari sumber yang dapat dipercaya sebelumnya Baris P Sugeng Priyanto tidak pernah menjual tanahnya baik itu sebagian maupun seluruhnya kepada pihak manapun juga,kalaupun toh itu ada dipastikan AJB nya palsu ” jelas sumber ( 11/7 ).

Padahal kades karangbong Fauzan jauh sebelumnya sudah diberitahu oleh H.Achmad Yusuf , bahwa sebelumnya Persil nomer 1132 sudah ada yang menggugat sudah diproses secara hukum hingga kasasi dan hingga pembatalan Sertifikat no 485  putusan TUN dan perdatanya ditingkat MA keduanya sudah incrah dan dimenangkan pemiliknya yakni H.Achmad Yusuf.

Dan semua terkait data ataupun putusan apapun arsipnya ( copy) oleh H .Achmad Yusuf sudah diberikan kepada Fauzan kades karangbong sebelum muncul gugatan yang baru ini secara otomatis kades Fauzan sudah memiliki data data tanah lengkap yang dijadikan obyek sengketa tersebut yang didapat dari H Achmad Yusuf ,sangat ironis kalau kades Fauzan tidak tahu atau tidak mengerti dengan tanah latter C no 1132.

Kiranya Bupati Sidoarjo,dan inpectorat meninjau  dan turun kebawah untuk memberikan sangsi kepada kades yang diduga kinerjanya melampau batas kewenangannya yang bersikap sewenang wenang asal main coret latter C tanah milik warga masyarakat.

Akibat ketidak tahuan atau pura pura tidak tahu kades Fauzan tentang hukum dan riwayat tanah kususnya latter C 1132 milik warga karangbong ,dan diduga adanya konspirasi kades Fauzan dengan pihak pihak yang berkepentingan sehingga sampai terjadi  tercoretnya latter C 1132 dan semakin amburadulnya system  adminitrasi desa karangbong akibat ulah Fauzan ,yang mengakibatkan kerugian warga desa akibat diduga kesewenang wenangan Fauzan kades karangbong yang sekarang.

Untuk diketahui dasar surat keterangan riwayat tanah nomor : 593/910/404.7.4.4/2015 yang dibuat kades karangbong H Kusnandar tanggal 4 Desember 2015 bahwa Sebidang tanah seluas 0.035 Ha latter C nomor 1132 Persil 22 klas d.1 atas nama Baris P Sugeng Priyanto riwayat tanah menurut catatan buku desa sebagai berikut :

1. Tahun 1960 tercatat pada letter C desa nomor 321 Persil 22 klas d.1 luas 0,035 Ha atas nama Oemi Saidah b,H
Abd Adim.

2. Tahun 1982 tanah tersebut diberikan kepada H.Abd Adim Kohar tercatat pada latter C desa no 23 Persil 22 klas d.1 luas 0,035 Ha atas nama H.Abd Adim Kohar.

3. Tahun 1984 tanah seluas 0,035 Ha oleh H.Abd Adim Kohar seluruhnya dijual kepada Baris P Sugeng Priyanto dan telah berubah menjadi latter C desa nomor : 1132 Persil 22 klas d.1 atas nama Baris P Sugeng Priyanto,bukti peralihan tertanggal 05-11-1984 sampai sekarang ( 2015 ).

Bahwa tanah tersebut tidak sedang menjadi jaminan suatu hutang dan tidak dalam sengketa dengan pihak lain dan ditanda tangani Kusnandar kades karangbong pada tanggal 4 Desember 2015.Diperkuat dengan surat keterangan tidak sengketa nomor : 593/909/404.7.4.4/2015 tanggal 4 Desember 2015 .

Konfirmasi lanjutan kepada Fauzan kades karangbong melalui tilp genggamnya sabtu ( 11/7 ) berikut pernyataan kades

” saya selaku pejabat kepala desa sekaligus punya fungsi administrasi ,sdh seharusnya menertibkan administrasi pemerintahan desa sesuai tanggung jawab kepala desa tanpa melihat rentang waktu brp lama menjabat, namun pada kasus l.c 1132 ini, tidak benar kalau saya mencoret  karena tututan orang atau desakan orang lain ,saya mencoret berdasarkan surat keputusan pemgadilan  tata usaha  sby. ,jadi keputusan itu diwajibkan  kepada krpala desa karang bong utk mencoret/di peralihkan  .,dan keputusan itu sudah saya konsultasikan ,dan memang saya harus mencoret melaksanakan keputusan itu,  kalau saya  tidak melaksanakan justru itu yg di salahkan ” jelas Fauzan kepada wartawan media ini

Demi kredibel desa karangbong dan kabupaten Sidoarjo,kiranya Bupati Sidoarjo dan aparat yang terkait meninjau kembali kebijakan kebijakan Fauzan kades karongbong yang diduga kebablasan yang menyimpang dari kewenangan jabatannya ( red ).

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Don't have account. Register

Lost Password

Register