Jual Foto Bugil Artis GA Terdakwa Candra Diadili

 

Sorot Surabaya – sidang telekonfrence (17/6) terbuka untuk umum digelar diruang sidang Candra pengadilan negeri Surabaya ,dengan terdakwa atas nama Candra utama (28) warga Medan Sumatra Utara dengan agenda mendengarkan keterangan dua saksi penangkap dari subdit V siber Ditreskrimum Polda jatim .

 

Dua saksi sekaligus diperiksa oleh hakim yakni Andri dan Angga yang mengatakan dipersidangan bahwa pada hari Selasa tanggal 4 Februari 2020 sedang melakukan patroli dan menemukan postingan dalam akun media sosial Instagram @boypratama10 yang menawarkan memperdagangkan gambar atau foto bugil milik model Filipina Keylyn Trajana dengan menggunakan Instagram @giskaanindya dan @gistaanin.

Setelah dilacak dan ditelusuri tim siber Polda Jatim ternyata kedua akun tersebut milik terdakwa Candra Utama.

Kemudian pada tanggal 7 februari 2020 satu tim siber Polda Jatim menuju MAN di Medan,untuk diketahui terdakwa disekolahan tersebut bekerja sebagai pelatih PASKIBRAKA .

Setelah dilakukan penangkapan terdakwa ditempat bekerjanya ,dalam interogasi petugas terdakwa mengakui bahwa kedua akun tersebut adalah miliknya.

Dan juga terdakwa mengakui sudah mengunggah sekitar 160 foto sur milik model Keylyn Trajana ,dan sudah memiliki sekitar 21.000 folowers.

Lanjut terdakwa dalam penjualan foto foto fulgar tersebut dijual untuk 10 foto seharga Rp 200 ribu,untuk 50 foto dijual seharga Rp 350 ribu,dan spesial 50 foto plus videonya dijual seharga Rp 550 ribu rupiah namun foto fulgar/bugil yang dijual terdakwa adalah foto milik model Giska Anindya.

Dalam satu bulan dalam penjualan foto foto bugil/vulgar tersebut terdakwa bisa meraup keuntungan Rp 5 juta rupiah.

Terdakwa melakukan perbuatan haram tersebut berawal dari iseng yang menghasilkan sehingga dimulai sejak pertengahan 2018 hingga pertengahan 2019 .

Untuk pemeriksaan lebih lanjut terdakwa dibawa kepolda Jatim guna pengembangan perkaranya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya terdakwa dengan surat dakwaan JPU nomer perkara No.Reg.Perk:PDM -13/M.5.10 / Eku.2/04/2020 sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 27 ayat(1) Jo pasal 45 ayat ( 1 ) UU RI no 19 tahun 2016 tentang perubahan UU RI no 11 tahun 2008 tentang informasi Transaksi Elektronik dengan ancaman pidana paling lama 6 tahun .

Usai sidang konfirmasi kepada jaksa Ni Putu Parwati kenapa terdakwa kok baru disidangkan,bukankah ketentuan lock down PN Surabaya sampai tanggal 29 Juni yang tidak menyidangkan perkara pidana ,terkecuali masa tahanan sudah mau habis dan sidang putusan.

Berikut pernyataan Ni Putu ” iya pak hari ini sidang pertama terdakwa lantaran masa tahanannya mau habis karena terlalu lama ditahan dipolda Jatim ” jelas Putu.

Sidang dilanjutkan pada tanggal 1 Juli 2020 dengan agenda tuntutan jaksa penuntut umum ( JPU ) Ni Putu Parwati SH dari Kejati Jawa timur (red )

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Don't have account. Register

Lost Password

Register