Diduga Lakukan Penggelapan Dana BOS Tahun 2016 – 2017  Mantan PLT Kadis Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Buru Terancam Masuk Bui

 

Sorot muluku -Gerakan Rakyat Maluku ( GRM )melakukan aksi demo di depan Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Kamis 19,juli 2018.para demonstran yang tergabung dalam GRM gerakan rakyat maluku ini meminta kepada Kadis Pendidikan dan kebudayaan Provinsi maluku agar segera melakukan tindakan proses efaluasi kepada mantan PLT kadis dan bendahara Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten buru periode 2016 – 2017.

 

Karna diduga telah melakukan tindakan Korupsi  mereka juga meminta kepada kepala dinas Pendidikan dan kebudayaan provinsi maluku agar segera memanggil mantan PLT kepala dinas dan bendahara Pendidikan dan kebudayaan Kab.Buru, untuk segera mempertanggung jawabkan Dugaan dana BOS yang di salah gunakan.

Kordinator lapangan Marwan Titahelu sekaligus Ketua Umum GRM ini lakukan orasi berlangsung sekitar dua jam ,di depan gerbang kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi maluku ,dengan harapan mereka bisa bertemu langsung dengan Kadis Pendidikan dan olahraga Kebudayaan maluku, agar kiranya menjelaskan secara terbuka mengenai dugaan penyalagunaan dana BOS di kab.Buru.

Karna berhubung Kadis Pendidikan dan Olahraga Provinsi maluku M.Saleh Thio M.si sedang sibuk dengan kerjaan dinas di jakarta, masa aksi demo ini merangsek masuk kedalam Kantor dinas.

Dalam hal ini Sekertaris Dinas Pendidikan dan kebudayaan Hj.Mimi Hudjajani, M.si merespon baik aspirasi yang dilakukan oleh GRM gerakan rakyat maluku, beliau juga mengatakan kepada tiga perwakilan demonstran yang di persilahkan masuk kedalam kantor dinas Pendidikan dan kebudayaan.

 

Agar membantu pihak Kadis dalam kiranya pihak LSM memberikan sedikit data kasus dugaan penyalagunaan dana BOS di kab.buru tersebut. Beliau dalam hal ini juga menjelaskan apabila dari hasil evaluasi jika dugaan penyala gunaan benar adanya maka dari kami akan menindak lanjuti persoalan ini ,di Kejaksaan Tinggi Maluku. Ujar Sekertaris pendidikan dan kebudayaan provinsi maluku.

Setelah mendengar apa yang di jelaskan oleh sekertaris dinas pendidikan dan kebudayaan dalam menyikapi aksi yang dilakukan GRM ,gerakan rakyat maluku tadi ,merekapun membaca surat tuntutan yang menjadi poin tersebut.

 

Diantaranya poin pertama, kami meminta kepad Kepala dinas pendidikan dan kebudayaan provinsi maluku agar menindaklanjuti dalam hal ini mengefaluasi Mantan PLT Kadis dan Bendahara Pendidikan dan kebudayaan kab.Buru, karna di duga melakukan tindakan pengelapan dana BOS, dan poin yang kedua mereka meminta agar kepala dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku agar segera memanggil Mantan PLT Kadis serta Bendahara pendidikan dan kebudayaan kab.Buru untuk segara mempertanggung jawabkan dugaan penyalagunaan dana BOS tahun anggaran 2016.

Ketua umum GRM gerakan rakyat maluku dalam hal ini juga menghimbau kepada seluh masa aksi demonstran Kamis 19 – juli 2018 ,bahwa jika dari aksi kami ini hanya di anggap biasa maka kami akan datang dengan masa aksi yang besar.

 

Sebab jika kita lihat secara realita yang terjadi di berbagai daerah khususnya kab.buru penyaluran dana BOS di tiap tiap sekolah tidak efektif. Ungkap Ketua Umum GRM gerakan rakyat maluku, Marwan Titahelu ” kepada sorottransx (19/7). Ed.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Don't have account. Register

Lost Password

Register