Pembunuh Sadis Asal Kediri Dituntut JPU 20 Tahun Penjara

Sorot Surabaya – Sidang lanjutan perkara nomor : PDM -220/06/2017 kasus pembunuhan berencana Maret 2017 lalu dengan korbannya Denny sopir grab warga pondok maritim balas klumprik Surabaya dihadirkan dipersidangan salah satu pembunuh yakni terdakwa Cipto Roso Wiyanto (24) warga Trunojoyo Kediri.

pembunuh yang lainnya oknum TNI Khoirul alias koi berkasnya terpisah. Untuk terdakwa Cipto sidang digelar di ruang sidang Kartika pada pengadilan negeri surabaya ,dengan agenda pembacaan surat dakwaan oleh JPU dari kejari tanjung perak surabaya.

Terdakwa Cipto yang sehari hari bekerja sebagai tukang sol sepatu dengan minimnya pendidikan cuma smp saja hanya bisa tertunduk lemas dan pasrah mendengarkan tuntutannya dibacakan JPU,kamis sore (26/10) dan suana diruang persidangan dipadati pengunjung tak terkecuali keluarga korban beserta keluarganya selalu aktif hadir dipersidangan guna melihat jalannya proses persidangan.

JPU Dalam pembacaan surat dakwaan nya dipersidangan menguraikan fakta fakta yang tetungkap dipersidangan secara berturut turut dikemukakan dari beberapa keterangan saksi ,kererangan terdakwa,alat bukti ,petunjuk dan alat bukti serta surat dikuatkan dengan barang bukti ,maka menuntut terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan berencana dan menuntut terdakwa dengan hukuman 20 tahun penjara.karena melanggar pasal 340 ,348 jo pasal 55 ayat (1) KUHP tentang pembunuhan berencana.

Maka sidang ditutup dan dilanjutkan kamis depan dengan agenda pembelaan dari kuasa hukum terdakwa , terpisah usai persidangan konfirmasih keistri terdakwa Sandra apa tanngapan keluarga dengan tuntutan 20 tahun terhadap terdakwa yang telah menghabisi keluarganya dengan sadis,berikut pernyataan ” harapan saya agar terdakwa dihukum yg seberat beratnya sesuai dengan hukum yang berlaku,karena almarhum adalah tulang punggung keluarga yang sekarang saya banting tulang untuk menghidupi anak saya ” ucap Sandra kepada wartawan sorottransX di pengadilan negeri sby.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Don't have account. Register

Lost Password

Register